Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jerami untuk ternak sapi atau ternak kambing


1. Pilih jerami padi berkualitas baik

Berbagai nutrisi jerami padi banyak terkandung di daun, selanjutnya adalah tangkai daun dan batang. Jadi, biasanya sapi atau kambing lebih memilih daun dahulu sebab lebih lunak dan lembut untuk dikunyah daripada tangkai dan batangnya. Selain itu batangnya yang dekat dengan pangkal akar terkadang masih terdapat sisa tanah. Jerami padi berkualitas baik adalah yang bersih dari pestisida kimia dan bebas limbah lainya seperti plastik atau tanah. Sebab ini bisa menjadi pemicu penyakit ternak seperti mencret, cacingan dan ternak kurang nafsu makan. Jika ada jerami padi organik itu lebih baik.

2. Proses wajar dan masuk akal

Jerami padi dapat dipotong menjadi pendek menjadi 3 - 4cm. atau kita bisa memilih jerami yang berasal dari selep padi, biasanya sudah lembut. Anda sebaiknya memberi makan ternak setelah diolah lebih dahulu. Sebab tidak semua ternak kecuali hewan besar seperti sapi mau secara langsung makan jerami. Pemberian jerami yang kasar justru mempersulit ternak mencerna. meskipun "mau" 

3. Perhatikan keanekaragaman

Memberi jerami saja dengan jumlah berlebih dengan ditumpuk begitu saja tidak bagus, pemberian pakan yang cukup lebih baik. Sebab jerami yang ditumpuk jika bersisa terlalu lama bisa menjadi busuk dan menjadi sumber penyakit, bau yang tidak sedap bisa mempengaruhi selera makan ternak. 

selain itu, jerami saja tidaklah cukup memberikan nutrisi bagi ternak. Perlu keanekaragaman makanan yang lain. pemenuhan nutrisi seperti karbohidrat dan protein juga perlu diperhatikan. Disamping itu untuk mencegah kebosanan. Pemberian pakan hijauan terkadang perlu dilakukan sebab pakan yang diberikan dengan periode panjang terutama yang berfosfor tinggi akan merusak keseimbangan kalsium dan fosfat tubuh, substansi tulang, dan bahkan menyebabkan ke lumpuhkan ternak.

4. Metode makan wajar

Berikan jerami padi dengan jumlah dan waktu yang tetap ( bukan pemberian pakan setiap saat dengan jumlah yang tak tentu) kenapa demikian sebab itu bisa mengganggu metabolisme pencernaan ternak. Memang ternak mau makan dan makan namun itu merugikan, selain boros juga tidak menyehatkan. Ketersediaan air bersih juga penting sebab jerami adalah serat kasar. Ternak memiliki selera minum yang lebih kuat jika makannya banyak yang kering, wajar sebab untuk mencerna dibutuhkan cairan yang cukup.

pakan jerami yang difermentasi memungkinkan jerami lebih mudah dicerna sehingga ternak lebih cepat gemuk.

Akan lebih baik lagi jika jerami yang akan diberikan ke ternak difermentasi lebih dahulu agar lebih lunak. Disamping itu nutrisi nya jauh lebih baik dan rasa lebih enak sehingga ternak lebih berselera