Tuesday, September 11, 2012

Bagaimana beternak menjadikan kita kaya?

Bagaimana beternak menjadikan kita kaya?

SANGAT BISA! Bahkan hanya dengan modal 1 ekor cempe (anak kambing) dalam waktu 3 tahun bisa menjadi 3 Milyar! Sebuah perhitungan yang nyaris tidak masuk akal, tapi itulah yang giat kami edukasikan.

Untuk bisa lebih berdaya secara ekonomi, masyarakat harus berinvestasi/menabung, tapi bagaimana dan pola investasi seperti apa yang cocok untuk masyarakat kecil? Jawabnya tidak lain kecuali; BETERNAK. Pola ternak disini adalah penggemukan dengan masa 3 bulan. Kenapa penggemukan, bukan peranakan? Supaya kita lebih cepat mendapatkan hasil dengan waktu yang lebih pendek. Dengan proyeksi pertumbuhan daging (kambing) adalah 2,5kg / minggu maka kambing sudah bisa mencapai bobot ideal konsumsi. Karena tujuan beternak disini adalah investasi maka kambing yang sudah kita pelihara selama 3 bulan dan mencapai bobot ideal itu setelah dijual harus dibelikan bibitan lagi 2 kali lipatnya, dari modal 1 ekor kita belikan bibit 2 ekor, setelah 3 bulan kita beli 4 ekor, terus 8 ekor dan seterusnya sampai 12 kali periode (36 bulan). Bagaimana mungkin kita bisa beternak kambing dengan cara seperti ini? Apakah mungkin melipatgandakan jumlah ternak per 3 bulan? Kalau kita masih beternak dengan cara tradisional jelas tidak akan mungkin. Kita perlu sebuah pengetahuan baru supaya mencapai hasil yang dimaksud. Itulah Tekhnologi Mikroorganisme Matrix yang dikembangkan HCS.


INFO
INDOSAT 085655691811
TELKOMSEL 085203343917

Friday, September 7, 2012

Monday, September 3, 2012

MENYIASATI HARGA PAKAN KAMBING

TERNAK KAMBING BISA RUGI JIKA PAKAN NYA SAJA SUDAH MAHAL !

Diambil dari www.suaramerdeka.com per 1 september 2012

"Seikat jerami dijual Rp 10.000. itupun susah didapat, ia harus ke Ngawi, Bojonegoro Jawa Timur maupun ke Sragen. Di Ngawi  harga jerami satu truknya sekitar Rp 300 ribu.
Satu ikat jerami diperkirakan hanya cukup untuk pakan selama dua hari, itupun harus ditambah dengan pakan jenis lainnya"




Maka jika ingin sukses beternak, biaya operasional harus serendah mungkin. Namun pakan harus bermutu terbaik agar ternak juga sehat.

Solusi nya adalah: ternak modern sistem HCS

Jenis pakan / bahan dasar pakan,   antara lain :
Jerami, dari tanaman pertanian (padi, jagung, tebu, kangkung, kedelai dll)
Kulit umbi-umbian (Kulit singkong, ubi jalar dll)
Kulit kacang-kacangan (kulit kacang tanah, kulit kopi dll).

Sayur-sayuran (untuk menekan biaya, bisa menggunakan sisa-sisa sayur dari pasar, dengan pola fermentasi basah)
Daun-daunan, baik yang masih basah maupun yang telah kering

Bahan dasar harus difermentasi dulu dengan produk  HCS. Untuk jenis-jenis bahan kering, proses fermentasi menggunakan SOC membutuhkan waktu minimal 24 jam, sedangkan untuk jenis-jenis basah (daun basah/hijau) hanya membutuhkan waktu minimal 3 jam. Pakan siap diberikan pada Kambing.


Pelatihan ternak Kambing dan Domba Modern 

TIPS SEHAT KONSUMSI DAGING KAMBING

Daging Kambing
Daging kambing meskipun enak dan lezat, jangan mengkonsumsinya terlalu berlebihan,  Terlebih bila Anda penderita hipertensi atau stroke. Kambing memiliki kadar lemak yang cukup tinggi yang bila dikonsumsi secara terus menerus atau dalam jumlah yang terlalu banyak dapat meningkatkan kolesterol dalam tubuh yang akan memicu berbagai penyakit lainnya. Ada beberapa tips yang saya kumpulkan dari artikel dalam liputan6.com yaitu antara lain:
Jangan mengkonsumsi dalam jumlah banyak, ini untuk mencegah lemak berlebih.
Konsumsi sayuran, buah-buahan dan air putih. serat berfungsi untuk menjaga sistem pencernaan dan melarutkan lemak.
Pilih kambing dewasa, karena lemak kambing muda mencapai 1.5 kali dari kambing dewasa.
Pilih bagian paha atau yang berotot sebab lemaknya lebih sedikit.
Jangan dimasak terlalu asin atau berkuah kental.

ikutilah.. Pelatihan ternak Kambing dan Domba Modern
untuk seluruh Indonesia


BISNIS & RESEP SATE KAMBING ala HCS


Sate Kambing

Usaha lanjutan dari ternak kambing adalah sate kambing.
Kelebihan sate kambing ala HCS ini adalah:

1. Cita rasa kambing yang lebih enak karena tidak bau prengus 
2. Low fat / rendah lemak, sehingga menjadi ciri khas tersendiri dan lebih aman & sehat.
3. Daging lebih banyak, sehingga keuntungan maximal karena jumlah tusuk sate lebih banyak 
4. Lebih sehat karena kambing memakan makanan organik
5. Jika kita mampu mensosialisasikan hal2 tersebut, maka pasti konsumen memilih sate buatan kita

Bahan sate:
750 gr daging kambing, potong dadu 2 cm
15 bh tusuk sate yang sudah direndam dalam air



Bumbu:
5 lbr daun jeruk, iris halus
10 btr bawang merah, iris halus
1 sdm merica bubuk
100 ml kecap manis
2 sdm air jeruk nipis

Pelengkap:
50 gr kol, iris halus
4 bh tomat, iris tipis
6 sdm bawang goreng untuk taburan
15 bh cabe rawit, iris halus
10 btr bawang merah, iris halus
5 sdm kecap manis
1 sdt merica bubuk
2 sdm air jeruk limau

Cara membuatnya:
Tusuk setiap tusukan sate dengan 4 - 5 potong daging.
Campur semua bahan untuk bumbu.
Campur bumbu dengan sate dan bakar sate dibara api sambil sekali-kali diolesi sisa bumbu. 
Sajikan sate bersama pelengkapnya.

UPDATE SIMULASI KEUNTUNGAN TERNAK KAMBING

Ternak kambing gibas menggunakan metode HCS ini sangat menguntungkan karena minim dana untuk pakan. Apalagi PT HCS mendukung peternak untuk menjaga kesehatan kambing dan aplikasi di lapangan. Apalagi jika pemeliharaan baik dan pengolahan makanan sempurna maka, bau kambing yang biasanya menyengat akan hilang dan cenderung tidak berbau.

Demikian juga dengan bau kandang, dengan sendirinya akan terbebas dari bau kotoran yang sangat mengganggu lingkungan.

Melihat kenyataan seperti itu, maka untuk PENGGEMUKAN KAMBING GIBAS dengan cara ini bisa juga diterapkan di Wilayah Kota, di atap rumah juga bisa.

                           
Penggemukan kambing 3 bulan jual/panen



Secara umum pengeluaran hanya untuk biaya pakan.
Walaupun pakan bisa jadi bisa didapatkan gratis dari sekitar, mari kita buat perhitungan kasarnya.


Biaya Pakan Rp 1.000/ekor/hari

Pilihlah bibit umur 5 – 10 bulanan
Harga Bibit 8 bln dengan bobot 19 kg   Rp  800.000
Asumsi harga  jual kambing hidup Rp 38.000/kg
Asumsi pertumbuhan kambing 2 kg /minggu (rata-rata 2-3 kg) 
      19 kg + (2 kg x 12 minggu ) = 43 kg

Misalkan kita memelihara 10 ekor kambing bibitan

Modal
Pembelian Kambing  10 ekor x Rp 800.000                         =Rp  8.000.000
Pakan Rp 2.000 x 10 ekor x 90 hari                                   =Rp  1.800.000  

Harga jual setelah 3 bln
harga Rp 38.000 x 43 kg x 10 ekor                                    =Rp 16.340.000
                                               
Keuntungan = harga jual - modal kambing - pakan
                  = 16.340.000 - 8.000.000-1.800.000               =Rp 8.440.000      

Selain itu ada keuntungan berupa kotoran kambing yang bisa di jadikan pupuk, bisa dijual atau di manfaatkan sendiri.

Catatan:
- Harga beli dan jual bisa berbeda. Sesuaikan dengan cara survei harga di pasar ternak
- Belum termasuk biaya pembuatan kandang
- Jika kambing sakit, usahakan untuk mengobati sendiri (diajarkan di blog ini / HCS)

Hasil yang cukup prospektif untuk tahap-tahap awal.
Agar lebih sukses, sisihkan sebagian keuntungan untuk membeli kambing bibitan.
Dan agar lebih sukses dan barokah, jangan lupa SEDEKAH... biar ternak kambingnya semakin sukses


MEMULAI TERNAK KAMBING SECARA ORGANIC

MEMULAI TERNAK KAMBING SECARA ORGANIC

TERNAK KAMBING TANPA BAU
  
  1. Daftarkan diri anda menjadi Mitra HCS  (Biaya Pendaftaran,  Biaya Training, Jasa  pendamping dan sample produk telah dikemas dalam Satu  paket )
  2. Ikuti Training-training yang diselenggarakan oleh PT. HCS sesering mungkin karena setelah Anda menjadi Mitra HCS , Anda berhak mengikuti semua Training yang diadakan oleh PT. HCS dimana saja dan kapan saja dengan GRATIS.
  3. Secepatnya lakukan praktek dengan memelihara sendiri, walau hanya 1 ekor 
  4. Lakukan Penerapan teori sesuai dengan yang Anda dapatkan dalam Training, (jangan mencoba berspekulasi dengan teori baru yang belum pernah di uji coba )
  5. Lakukan konsultasi dengan Pendamping jika tidak memahami suatu masalah yang timbul.
  6. Tularkan Informasi kemitraan ini kepada sebanyak mungkin orang disekitar Anda, agar banyak orang mendapatkan manfaatnya.
  7. Mulailah dengan memberitahukan kepada teman atau saudara terdekat Anda agar mereka mau menerapkan POLA PERTANIAN BERKELANJUTAN, dengan menjadi MITRA PT HCS
  8. Binalah Mereka, ajaklah untuk menjadi Mitra Binaan PT HCS agar pengetahuan Mereka lebih berkembang, karena ilmu yang didapat nantinya bisa ditularkan juga pada anak cucu.


MATERI PELATIHAN TERNAK KAMBING DAN GIBAS

Ternak kambing dan gibas yang diajarkan oleh PT HCS adalah penggemukan kambing dan gibas dengan metode organik. Metode ternak kambing  dan gibas yang  mengubah pola makan pada kambing dan gibas dengan makanan pengganti yang telah di proses dan di tingkatkan nutrisinya sehingga berdampak pada pertumbuhan kambing dan gibas.
MATERI MELIPUTI :
- Cara PENGGEMUKAN KAMBING dan GIBAS dengan pola makan organic
- Cara mengatasi masa transisi dari non organic ke organic
- Cara pembuatan PMT (pengganti makanan ternak)
- Cara menangani ternak yang sakit
- Cara pembuatan pupuk organic dengan bahan dasar kotoran kambing organic
- Cara pembuatan pakan ikan/pelet lele dari kotoran kambing organic
- Cara mengatasi berbagai penyakit kambing
- Cara aplikasi ke sawah dengan pola tanam " sri legowo"
   (menghasilkan panen yg meningkat sekitar 40% dg biaya pupuk yg lebih murah )
- Cara mengatasi segala jenis hama
- Cara pengolahan limbah/jerami  menjadi bahan dasar PMT( pengganti makanan ternak)
ternak, sapi, kambing, ayam, lele, ternak kambing, ternak sapi, ternak ayam, pakan fermentasi, bokashi, pupuk, h

Saturday, September 1, 2012

KAMBING DAN DOMBA UNGGULAN

KAMBING DAN DOMBA UNGGULAN

Ada kriteria tersendiri bagi satu jenis kambing untuk di kategorikan kambing unggul. berikut beberapa kriteria kambing potong unggul, misalnya :
  • Memiliki citarasa daging yang banyak disukai

DOMBA dan KAMBING

Perbedaan tersebut dapat diketahui dengan jelas secara fisik maupun sifatnya, walaupun bagi sebagian orang kambing dan domba sering dianggap hewan yang sama, padahal secara genetik kambing dan domba adalah ternak yang berbeda.

Secara umum perbedaan yang tampak pada domba dan kambing adalah sebagai berikut

ternak, sapi, kambing, ayam, lele, ternak kambing, ternak sapi, ternak ayam, pakan fermentasi, bokashi, pupuk, humus