Friday, September 5, 2014

Memilih Kambing Yang Baik

Salah satu ketrampilan penting yang perlu dimiliki bagi siapa saja yang berminat memiliki domba atau kambing adalah ketrampilan memilih kambing atau domba yang sehat. Dengan memiliki ketrampilan ini kita akan dengan mudah bisa meng identifikasi kambing atau domba yang sakit dan sehat juga membantu saat kita memilih di pasar, Memiliki ide yang baik tentang kesehatan domba membantu Kita mengidentifikasi hewan yang sakit dengan cepat, tetapi juga membantu ketika Kita saat membeli dan memilih untuk dipelihara. Ini akan menyehatkan dan menguntungkan peternakan kita,  Apa saja yang perlu kita ketahui mari kita simak:

Perilaku domba
Secara umum kondisi kambing atau domba bisa dilihat dari perilakunya, apakah kelihatan lemas atau bersemangat. Ini bisa menjadi acuan pokok bahwa kondisi yang tidak biasa dari perilaku bisa menjadi indikator/penanda kualitas kambing atau domba.

Kepala
Kepala domba atau kambing yang sehat lebih sering tegak, Kepala harus mengangkat dan waspada. Kecuali saat makan atau minum dan kadang-kadang ketika mereka sedang tidur. Mereka harus waspada dan terus-menerus mengawasi Anda. Jika Anda berjalan di sekitar hewan, kepala mereka harus mengikuti Anda; mereka akan menonton setiap langkah Anda.

Telinga
Bentuk dari telinga domba/kambing yaitu tergantung pada berkembang biak. Setiap gerakan disekitar kambing atau domba pasti menunjukkan perubahan posisi telinga. ini menunnjukkan domba atau kambing waspada terhadap lingkungan. Tiadanya perubahan telinga bisa juga menjadi indikator kesehatan yang sedang terganggu.

Tanduk
Seekor domba yang bagus memiliki ukuran tanduk simetris. Ukuran dan bentuk akan bervariasi tergantung pada berkembang biak. Meskipun Kita tidak dapat menggunakan tanduk sebagai indikator kesehatan, Tanduk mereka kadang-kadang dapat menyebabkan kerusakan pada hewan lain atau pada diri sendiri. Mereka bisa tumbuh panjang dan melengkung, dalam kasus yang ekstrim mereka dapat tumbuh mengenai mata. 

Mulut
Bagian bawah dan rahang atas harus selaras dengan benar, gigi insisivus harus memenuhi pada pada rahang atas. Cara terbaik untuk mengamati masalah rahang mungkin adalah untuk melihat domba dari samping.
mulutnya yang rata dan rapi.

Periksa rahang domba, seharusnya tidak ada pembengkakan di pipi. Tidak ada dalam mulut mereka akan terlihat menyakitkan, mulut juga harus bersih. Juga, domba yang sehat seharusnya tidak ngiler 

Lihat pada gigi dan memeriksa masalah. Jika seekor domba memiliki bau mulut ini dapat mengindikasikan masalah gigi. Seekor domba dengan gigi yang hilang atau buruk akan berjuang ketika merumput, terutama jika mereka disimpan dalam bidang dengan rumput pendek. Akibatnya porsi makan sedikit dan lama gemuknya sebab susah mengunyah.

Penyakit gigi geraham adalah masalah yang sangat umum pada domba lebih dari empat tahun. Sekali lagi, ini dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja domba ketika merumput. Anda tidak boleh memilih domba dengan masalah gigi; jika Anda mendeteksi masalah gigi dalam kawanan Anda maka Anda mungkin perlu untuk menyisihkan hewan yang terkena, tergantung pada tingkat keparahan masalah.

Kebisingan
Seekor domba yang sehat kadang-kadang harus mengembik ke seluruh kawanan domba. Seekor domba diam bisa menjadi indikasi bahwa hewan sakit.
 Domba akan mengembik lebih ketika mereka:
  1. Apakah dari pandangan dan suara sisa kawanan. Mereka akan panik, mengembik mereka akan lebih keras, lebih bernada tinggi dan lebih sering.
  2. Mereka memiliki anak domba. Domba dan domba akan menggunakan mengembik untuk berkomunikasi dan menemukan satu sama lain.
  3. Ketika anak-anak domba disapih dan dipisahkan. Biasanya diperlukan waktu beberapa hari bagi mereka untuk melupakan satu sama lain dan mengembik untuk berhenti.

Testis
Testis ekor domba jantan harus diperiksa untuk melihat bahwa mereka berkembang dengan baik dan normal. Kambing jantan yang baik harus memiliki dua testis merata berukuran yang harus bergerak secara merata dalam skrotum. Berbentuk jelas, kenyal dan  bebas dari benjolan. Mereka juga harus bebas dari pembengkakan apapun.

Bulu Wol & Kulit
Domba yang berbulu memiliki dulu yang mengkilat dan tidak kaku, begitu juga dengan bulu wol, tidak mudah rontok dan bebas dari kutu. Periksalah setiap lipatan, dibawah telinga di dekat perut dan testisnya. adanya kutu atau kerontokan bulu bisa menjadi indikator doma sedang tidak sehat. Stress juga bisa menjadi pemicu kerontokan.

Bawah & pantat
 Seekor domba yang sehat harus terlihat bersih sekitar bagian bawahnya.Kadang kita bisa menemukan cacing atau parasit diagian yang kotor, ini perlu di perhatikan.

Jika Anda menemukan domba dengan bagian belakang kotor. Kehadiran belatung dapat menunjukkan lalat melanda domba. Untuk mengobati hewan Anda harus memangkas bagian belakang domba dan menghapus wol yang terkena. Maka Kita harus menggunakan perawatan kimia untuk membunuh dan menghapus belatung. Selain itu obat cacing juga perlu kita berikan untuk membunuh bibit dari dalam.

Berdada Lebar dan bertulang belakang lurus
Kambing indukan yang baik meiliki dada lebar dan tulang belakang yang lurus.

Thursday, August 7, 2014

Ternak Kambing Gibas Di Angon

Berbicara soal ternak maka ada satu hal dasar yang perlu kita ketahui. Bahwa secara natural setiap hewan adalah hidup liar di alam bebas. Seperti juga kambing gibas kambing jawa sapi ikan atau ternak yang lainnya. seiring perkembangan jaman maka manusia dengan akalnya me menjadikan potensi liar ini bisa dimanfaatkan agar mendapatkan kemanfaatkannya secara maksimal.

Ternak yang hidup di alam liar memiliki keunggulan, lebih sehat (dengan syarat jika di angon di tempat yang jauh dari polusi) dan lebih kuat serta memiliki daya tahan terhadap penyakit lebih baik, sebab alam bebas menjadikan bentuk fisik lebih sempurna. Bibit dari alam seperti ini lebih unggul.

Cara ternak di angon saat ini semakin berkurang, Terbatasnya lahan dan pakan yang tersedia di alam serta di temukannya metode baru dalam pengolahan pakan dan menjaga kesehatan ternak menjadikan metode ini mulai di tinggalkan peternak.

Lagipula lingkungan yang sudah mulai tercemar menjadikan ternak di angon lebih rawan penyakit karena makan sembarangan, selain itu kesibukan manusia yang semain bertambah metode angon di rasa lebih menyita waktu dan lama berkembang biak. Sebab metode ternak dengan dikandang ternak bisa jadi lebih cepat gemuk (motif ekonomi)

Pakan fermentasi dan metode ternak di kandangkan hadir bukan untuk mengesampingkan metode ternak di alam liar atau angon, kita harus akui di keduanya terdapat kelemahan dan keunggulan.

Ini tentang cara fikir kita sebagai manusia, Soal kesadaran kita. Membaca soal perkembangan dunia peternakan memang luar biasa kemajuannya yang telah dicapai, namun di sisi  yang lain terdapat sebuah paradok yang miris untuk di saksikan jika kita mau membuka pikiran kita.

HARUS DI AKUI hadirnya tekonologi yang sangat maju juga membawa bencana bagi manusia, semain banyak penyakit untuk ternak akibat polusi, penyakit untuk manusia, pengangguran yang masif dan pangan yang begitu mahal. Industrialisasi menjadikan manusia tergantikan oleh mesin, sehingga contohlah manusia yang bisa bekerja dengan angon berkebun bertani sekarang jadi menganggur karena kehilangan pekerjaan seoalh olah jika bekerja seperti itu hilang pula kemuliaan diri.

ini bukan soal kembali ke masa lampau tapi lebih ke cara berfikir agar kita sebagai manusia modern selayaknya memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar, menjaga kebersihan dan setiap aktifitas ternak atau tani tidak semata mata bermotif ekonomi saja namun membantu mewujudkan kelestarian alam dan kesejahteraan sesama manusia.




Google+ Follow