Tuesday, January 13, 2015

Cara Efektif Menangkap Kecoa


Seperti kita ketahui bersama Kecoa adalah binatang yang keberadaannya sering kita temui dan bagi sebagian orang Kecoa sangat menjijikan, sebab kecoa hidup di tempat tempat yang kotor, tak ayal cara hidup kecoa inilah yang menjadikan kecoa sarang kuman dan penyakit. Kecoa biasanya mudah ditemukan di tempat lembab dan ber air seperti kamar mandi, got, dapur dan tempat tempat kotor, kadang juga bisa hidup dalam lemari es bersembunyi di antara benda benda yang di simpan. kecoa membawa bibit penyakit dan kuman dan menyebarkan kemana mana, binatang ini mampu hidup meskipun tidak memiliki kepala selama beberapa waktu dan apabila tidak segera dibuang maka bisa menimbulkan bahaya, perutnya mengandung cacing yang bisa menembus kulit jika terinjak. nah berikut ada tips efektif dari cerpen.co.id. Mungkin ini tidak ada hubungan nya secara langsung dengan bertrernak yang baik dan benar tapi bisa jadi ini membantu membersihkan tempat pakan dan kandang ternak kambing sapi dan ayam dari gangguan dari kecoa. Berikut tips nya: Makin banyak orang memilih untuk tidak menggunakan obat anti-kecoa, menggunakan cara yang ramah lingkungan untuk membasmi kecoa, Yuk kita lihat caranya membuat alat pembasmi kecoa dari botol bekas.


Bahan
  1. Botol bekas
  2. Isolatip
  3. Cutter
  4. Minyak Kedelai
  5. Cutton But
  6. Tissue
  7. Gula

Potong bagian atas botol dengan Cutter




Masukan tisu yang sudah dilipat ke dalam, taburkan beberapa gula, dan taruh sedikit air dan biarkan tisu sedikit basah.



Dengan cotton buds yang panjang oleskan minyak kedelai pada permukaan botol (kecoa akan jatuh ke dalam dan tidak bisa memanjat kembali karena licinnya minyak)
Tapi Jangan oleskan di bagian luar botol, kalau tidak 「tamu」 kita tidak bisa memanjat masuk ke dalam

Ambil penutup botol yang dipotong tadi, dan dengan isolatip eratkan penutup dengan botol.


Taruh di tempat di mana para kecoa sering muncul, kalau bisa sandarkan pada dinding.(Perangkap harus pada posisi yang tepat, agar kecoa tidak ada kesempatan untuk kabur dari penjaranya)



Basmi kecoa – kecoa yang tertangkap

Wednesday, October 29, 2014

MEMANFAATKAN LAHAN KOSONG AGAR PRODUKTIF

Apakah anda memiliki lahan kosong yang tidak termanfaatkan?
Apakah anda ingin meringankan beban belanja di tengah naiknya harga kebutuhan pokok ?

Ayo kita manfaatkan lahan kosong, sesempit apapun itu, sebagai lahan yang produktif. Syukur-syukur bisa menjadi rupiah. Saya memakai polibag di lahan sempit itu,karena
  1. Tidak perlu mengolah tanah, misalnya mencangkulnya sampai gembur
  2. Polibag lebih murah dari pada pot. Bahkan polibag bisa tahan untuk beberapa kali pakai. Gunakan polibag sedang-besar sehingga tidak perlu gonta-ganti polibag
  3. Ada juga polibag GRATIS, yaitu memanfaatkan plastik tebal daur ulang, misalnya platik deterjen, bungkus snack /kripik besar, plastik susu, dll
  4. Nutrisi diserap tanaman secara optimal. Gunakan kompos dari BHOKASI ternak
  5. Budidaya untuk segala musim. Misalnya harga cabe yang melambung saat musim hujan karena banyak yang gagal panen. Dengan pola ini, tanaman jadi tidak mengenal musim 
PERSIAPAN LAHAN
     Buat bhokasi dari kotoran ternak. Jika  ternak tidak mengkonsumsi SOC, biasanya masih 'panas' karena mengandung amoniak tinggi.( info produk SOC ada di sini )  Olah kotoran ternak  dengan cara menyemprotnya dengan larutan SOC atau SOT, aduk rata (gunakan cangkul), dan tutup, agar mikroba menguraikan kotoran.
     Jika ternak mengguakan Produk SOC, maka kotorannya tidak berbau dan bisa digunakan. Campuran tanak : bhokasi adalah 1:1 atau sesuai selera. masukkan dalam polibag.

PERSIAPAN BENIH
     Benih direndam dulu dalam larutan SOT, selama 1 jam, agar lebih tahan terhadap fungi atau kebusukan, selain itu membuat benih cepat berkecambah. Setelah itu kecambahkan dalam handuk yaang telah dibasahi SOT semalaman. Benih yang sudah berkecambah siap ditanam di polibag.

Google+ Follow